Pernahkah kau memikirkan
hal yang tidak-tidak tentang ibumu ?
Misalnya, ibu jahat, ibu tidak adil, ibu egois, ibu gak pengertian, dan sebagainya .
Misalnya, ibu jahat, ibu tidak adil, ibu egois, ibu gak pengertian, dan sebagainya .
Yah,, sangat mungkin sekali
kita berpikir seperti itu kepada ibu. saat kita kesal, saat keinginan kita tidak
dipenuhi, saat ibu memarahi kita, dan sebagainya.
Jujur saya pribadi juga
pernah berpikir seperti itu, bahkan
sering barangkali.
Tapi seiring berjalannya
waktu, seiring pertambahan usia,, saya mengerti akan satu hal.
“ibu
adalah satu-satunya orang yang paling mengerti kita”
yah,, satu-satunya.
Siapapun yang kita kira amat dekat dengan kita,, tak ada satupun diantara
mereka yang lebih mengenal kita, yang lebih mengerti akan diri kita selain ibu,
bahkan tidak kita sendiri.
Tapi sayang,, kita hanya
menyadari semua disaat-saat tertentu,
saat tidak ada lagi orang
yang mengerti keadaanmu, siapa yang mengerti ?? ‘ Ibu ‘
saat kau berada dalam titk jenuhmu, siapa yang menyemangati ?? ‘ Ibu’
saat kau terpuruk,, tak mampu lagi untuk bangkit, siapa yang berada disisimu ?? ‘ Ibu ’
saat kau berada dalam titk jenuhmu, siapa yang menyemangati ?? ‘ Ibu’
saat kau terpuruk,, tak mampu lagi untuk bangkit, siapa yang berada disisimu ?? ‘ Ibu ’
Namun disaat Ibu memarahimu
atas sesuatu hal, kau berpikir ia egois, pilih kasih, tidak pengertian apapun
yang saat itu ada dibenakmu, itulah ibu menurutmu.
“ Kasih ibu sepanjang jalan, kasih anak sepenggalan “
Ingat pribahasa itu ??
Apa yang pernah kita
berikan untuk ibu ?
Tidak,,belum ada yang dapat
kita lakukan untuk ibu, kita tidak akan pernah bisa membalas semua yang telah
diberikan oleh ibu, tidak bisa,, dan tidak akan pernah. . .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar