Saat itu kita sama-sama berada di sebuah persimpangan
Engkau ditakdirkan untuk memilih jalan mulus, lurus dan tanpa rintangan
Sedangkan aku, aku ditakdirkan untuk melalui jalan berliku, jelek,dan
berlobang
Kini kau dan aku tengah melalui jalan masing-masing,
Bersyukur aku cukup terlatih dari awal dengan melalui sedikit demi
sedikit rintangan
Sedang engkau, kau mulai mengeluh saat jalan mulus itu mulai sedikit
berliku,
Atau ketika jalan mulus itu mulai sedikit berlobang..
Aku tersenyum saat melalui onggokan batu yang menghalangi jalan dengan
lancar
Tapi engkau ? kau menangis saat menemui lobang kecil yang tak dalam
Mungkin dulu kita sama kawan, berjalan berdampingan, saling membantu
Kini semua tak lagi sama, aku dengan jalanku, dan kau dengan jalanmu
Dan semoga kelak, jalan-jalan ini dapat kembali dipertemukan, aku tidak
berharap
Hanya berpikir, mungkin saja itu akan terjadi, MUNGKIN…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar